JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan jurnal refleksi dwi mingguan modul 2.2. Pembelajaran Sosial Emosional. Saya menggunakan model 4F / 4P yaitu Facts/Peristiwa, Feelings / Perasaan, Findings / Pembelajaran, Future / Penerapan. Penjelasannya sebagai berikut:
1. Fact
(Peristiwa)
Kegiatan modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional ini dimulai pada tanggal 24 Juni 2024 yaitu Mulai
dari diri. Di sini saya mengisi refleksi Kompetensi
Sosial Emosional dengan menjawab 7 pertanyaan yang telah disediakan.
Dilanjutkan dengan Eksplorasi Konsep yang dilakukan secara mandiri. Dalam
eksplorasi konsep saya mempelajari tentang definisi pembelajaran social emosional,
5 Kompetensi Sosial Emosional, Kesadaran Penuh (Mindfullness), Implementasi
Pembelajaran Sosial Emosional baik secara eksplisit maupun terintegrasi dalam
pembelajaran. Saya juga melakukan beberapa refleksi dalam eksplorasi konsep
ini.
Pada tanggal 25 Juni 2024 masuk pada
kegiatan eksplorasi konsep pada forum diskusi. Di Forum ini CGP di hadapkan pada 5 kasus yang berbeda dan saya harus menanggapi pada
setiap kasus tentang situasi apa yang dihadapi dan apa yang harus dilakukan
sesuai dengan KSE yang di ilustrasikan.
Pada tanggal 27 Juni
2024 kami melakukan Ruang Kolaborasi Diskusi, sedangkan pada tanggal 28 Juni
2024 kami melakukan Rukol Presentasi. Dalam Rukol ini kelompok dibagi sesuai
jenjang dan diminta untu mengisi tentang ide implementasi pembelajaran social emosional
pada murid dan ide penguatan Kompetensi Sosial Emosional untuk rekan PTK di
sekolah.
Pada tanggal 1 Juli 2024 ada tugas menyelesaikan Demonstrasi
Kontekstual. Kita diminta membuat RPP yang didalamnya terdapat penerapan
pembelajaran sosial emosional.
Pada tanggal 03 Juli 2024 CGP melakukan elaborasi
pemahaman Bersama instruktur Karuniningtyas Rejeki, Pengelola Sanggar Anak Alam
di Yogyakarta.
Hal
baik yang saya alami dalam Pembelajaran Sosial Emosional modul 2.2, Saya baru menyadari bahwa sebenarnya saya sudah melaksanakan Pembelajaran
Sosial Emosional dalam pembelajaran di kelas walaupun tidak sekomplek dari
materi yang saya terima. Saya menjadi lebih banyak ilmu baru tentang
pembelajaran Sosial Emosional. Terutama pada tehnik STOP dan tehnik-tehnik yang
lainnya.
2. Feeling
(Perasaan)
Perasaan saya setelah
mempelajari modul 2.2, saya menjadi sangat bersemangat dalam mempelajari modul ini. Karena ada banyak hal baru yang saya
temukan. Terutama tentang 5 kompetensi Sosial Emosional, tehnik Stop dan
bagaimana kiya mengimplementasikan kepada murid dan rekan PTK di sekolah.
3. Findings
(Pembelajaran)
Pembelajaran bermakna yang
saya peroleh setelah mempelajari modul 2.2 adalah Pembelajaran
Sosial Emosional memberikan saya penguatan bahwa kita
sebagai guru tidak hanya mendidik murid secara akademik tetapi juga harus
memperhatikan sisi psikologis murid. Kita sangat berperan dalam mengembangkan
sisi psikologis murid.
4. Future
(Penerapan)
Setelah mempelajari modul 2.2 ini yaitu tentang Pembelajaran Sosial Emosional maka saya akan berusaha menerapkan dikelas. Saya akan menerapkan secara terintegrasi ke dalam pembelajaran. Dan sesekali perlu juga menerapkan dalam secara eksplisit.
Komentar
Posting Komentar